Diuji Off-Road, Pajero Sport Malah Pakai Pelek Model Lama

Jumat, 26 Februari 2016 | 07:57 WIB

Jakarta, Otomania – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor selaku produsen resmi Mitsubishi di Indonesa menggelar test ride and drive All New Pajero Sport di Jakarta. Pengetesan ini langsung digelar di trek dadakan yang disulap menjadi jalur off-road.

Unit yang digunakan merupakan varian tertinggi, yakni Dakar 4×4 transmisi otomatis. Otomania melihat ada yang berbeda dari tampilan All-New Pajero Sport ini, yakni pelek. Ternyata, Pajero Sport yang diuji ini masih menggunakan pelek versi generasi sebelumnya.

Menanggapi hal ini, Head of MMC Tehnical Service Departemen Boediarto, menjelaskan bahwa penggunaan pelek lama dikarenakan penyesuaian kebutuhan dalam acara yang harus menggunakan ban tanah atau MT (mud terrain).

“Ban tanah atau pacul di Indonesia belum tersedia dengan ukuran 18 inci, jadi mau tidak mau kita pakai ukuran 17 yang banyak di pasaran dan mengganti pelek dengan punya Pajero lama,” ujar Boediarto kepada Otomania di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Ganti pelek

All New Pajero Dakar memang memiliki dimensi pelek yang lebih besar dibandingkan versi sebelumnya. Namun perbedaan bukan hanya sampai di situ, karena selain ukuran diameter ring, dimesi cakram ikut meningkat. Oleh karena itu mungkin agak sulit bagi pemilik tipe Dakar untuk mengganti pelek, khsususnya bagi yang akan menurunkan dimensi.

“Saya lupa persisnya berapa, tapi yang jelas lebih besar dari versi dulu. Untuk ganti pelek tidak ada masalah, yang penting diameter luar tidak berbeda jauh, mengingat ukuran cakram juga sudah berubah,” ucap Boediarto.

Rifat Sungkar pereli nasional yang hadir dalam acara untuk memberikan sesi taxi ride juga ikut memberikan penjelasan yang sama.

“Di pasaran lazimnya ukuran ban pacul (MT) 17 inci, jadi solusinya kita ganti pakai pelek 17 Dakar yang lama. Tapi pelek All New Pajero Sport Dakar ini memang memiliki dimensi yang lebih lebar begitu juga kaliper cakram, jadi saat dites menggunakan pelek versi Exceed dengan dimensi 16 inci tidak bisa masuk, mentok di kaliper,” ucap Rifat kepada Otomania di waktu yang sama.

Menurutnya, bila mau upgrade ke lebih tinggi misalnya 19 inci tidak ada masalah. Tapi kalau turun sampai 16 inci, tidak bisa karena terganjal kaliper yang saat ini dimensinya lebih lebar.

Penulis : Stanly Ravel
Editor : Azwar Ferdian

Share this Post!

About the Author : owner

0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.